Only Hope




Rasa tertarik kepada orang lain tentunya wajar, dan tidak ada larangan sama sekali.  
Tetapi bagaimana rasanya bila kita terlanjur sayang sama orang tersebut tetapi hanya bisa sejauh berteman saja?

Hati seseorang tidak ada yang tahu. Kapan kita kesal? Kapan kita senang? Kapan kita sedih? dan kapan kita merasakan jatuh cinta.

Hati yang telah tergores dan tertutup lama, kembali mencoba membuka perlahan. Kembali mencoba menerima keadaan sekitar. Mencoba untuk peka pada orang-orang disekitar. Kami saling mengenal satu sama lain, kami berteman, kami bercanda bersama, kami bepergian bersama. Rasa yang tadinya saya abaikan ternyata tidak kuat untuk diacuhkan begitu saja.

Bukan hanya tertarik yang biasa, kami hanya bisa sejauh berteman. Kami nyaman sampai saat ini dengan cara kami. Dengan cara kedekatan kami.

Manusia boleh berharap tetapi seiring berjalan waktulah yang menentukan. Hanya berharap suatu saat ada sedikit percikan dalam pertemanan kami, ada sedikit bubuk ajaib yang bertabur atas hati kami. 

Menyayangimu secara diam-diam  :)  



Comments

Popular posts from this blog

Santa Perawan Maria La Salette

1 Hari di Bogor

ada yang datang, ada yang pergi

Sailing Komodo + Overland Flores

..Selamat Jalan..

..Selamat Jalan..

1 Hari Menjelajah Purwakarta

Habemus Papam!

ODT - Via Ferrata Gunung Parang